Tipsgayahidup

Ketahui Cara Menggunakan Indikator RSI yang Benar dan Tepat

Ketahui Cara Menggunakan Indikator RSI yang Benar dan Tepat

Tipsgayahidup.com – Relative Strengh Index (RSI) digunakan untuk kekuatan harga pasar saham yaitu dengan cara mebandingkan kenaikan dan penurunan harga dalam sebuah grafik.

Tujuannnya adalah untuk memberikan sinya beli atau jual , menampilakan kondisi jenuh beli (overbought) dan jenuh jual (oversold) serta konfirmasi pergerakan harga dan memberikan potensi pembalik arah.

Indikator RSI penting untuk melihat lemah atau tidaknya harga saham. Namun, mungkin tidak semua trader mengetahui cara membaca indikator RSI. Bagi trader pemula mungkin akan kesulitan dalam membaca dan mengetahui maksud dari grafik yang ditunjukan oleh RSI.

Baca juga :

Cara Trading di Indodax Agar Profit Pahami Terlebih Dahulu Prosedurnya

7 Kelemahan Robot Trading Yang Wajib Diketahui Sebelum Mencoba

Ketahui Cara Menggunakan Indikator RSI yang Benar dan Tepat

Berikut ini cara menggunakan indikator RSI yang benar dan tepat agar trader bisa membaca dengan baik :

  1. Pahami Tentang Indikator RSI

Relative Strengh Index (RSI ) adalah indikator teknis yang menunjukan analisis atau kondisi pasar saham. Tak hanya itu, RSI juga bisa dijadikan sebagai tolak ukur dalam melihat momentum.

Yaitu, untuk melihat apakah harga dari saham yang telah dimiliki saat ini sudah mengalami puncaknya sehingga sangat bagus untuk dijual karena bisa menghasilkan keuntungan berlipat.

Oleh karena itu, indikator ini sangat penting dalam berinvestasi dan sebaiknya sering dipantau oleh trader.

Para trader yang sudah berpengalaman selalu memantau indikator ini untuk pengambilan keputusan yang tepat. Adapun, untuk lebih memahami indikator RSI trader juga harus bisa memahami maksud dari grafik dan nilai yang ditunjukan dalam indikator.

  1. Amati Garis yang Ditunjukan Grafik

Grafik dari indikator RSI pada umumnya akan menunjukan garis yaitu garis yang naik atau menurun. Adapun, garis naik pada grafik menunjukan bahwa harga suatu saham sedang naik.

Sementara itu, indikator yang menunjukan grafik menurun menandakan bahwa tren dari saham tersebut sedang lemah. Ketika harga saham sedang mengalami kenaikan maka trader bisa segera menjualnya karena sudah pasti menghasilkan keuntungan.

Namun, jika harga saham sedang turun sebaiknya trader menahan terlebih dahulu saham tersebut dan jangan buru-buru untuk menjualnya. Trader bisa menjualnya ketika harga berubah menjadi naik.

  1. Perhatikan Grafik Indikator RSI

Indikator RSI berupa grafik yang perlu dipahami oleh para trader. Untuk bisa melihatnya, carilah menu ‘Indikator RSI’ pada aplikasi yang digunakan untuk berinvestasi. Dalam grafik akan memperlihatkan garis yang naik atau turun.

Grafik ini pada dasarnya menunjukan kondisi harga saham yang telah dimiliki oleh trader tersebut. Sampai sini saja tidak cukup karena trader harus bisa membaca arti dari garis tersebut.

  1. Lihat Nilai yang Ditunjukan Indikator

Cara membaca indikator RSI berikutnya yaitu dengan melihat nilai yang ditunjukkan. Adapun, nilai yang ditunjukan yaitu berskala 0 sampai 100. Ketika nilai menunjukan angka di bawah 50 menandakan bahwa saham sedang melemah. Sementara itu, nilai di atas 50 menunjukan bahwa harga saham sedang naik.

  1. Lihat Parameter Osilasi

Selain dapat digunakan untuk menganalisis momentum, nilai dari RSI juga bisa digunakan untuk melihat parameter osilasi. Dalam hal ini, trader bisa mengetahui apakah pasar saham sedang mengalami jenuh beli atau jenuh jual sehingga bisa segera mengambil keputusan atas saham yang telah dimilikinya.

Untuk mengetahui kondisi osilasi bisa dilihat apakah nilai tersebut berada di kisaran angka 30 atau 70. Ketika nilai indikator RSI menunjukkan dibawah angka 30 maka kondisi pasar sedang mengalami jenuh beli. Kondisi seperti ini adalah kondisi yang sangat tidak tepat untuk menjual saham sehingga bisa menyebabkan kerugian.

Sementara itu, nilai yang menunjukan angka di atas 70 menandakan bahwa kondisi pasar sedang mengalami jenuh jual dan momen ini merupakan momen terbaik untuk menjual saham.

Di mana setelah pasar mengalami genuine jual pada umumnya tak lama lagi saham akan mengalami jenuh beli.

Ketahui Cara Menggunakan Indikator RSI yang Benar dan Tepat

               Nah, Itulah cara membaca indikator RSI yang perlu dilakukan oleh trader, terutama trader pemula yang belum bisa menganalisis kondisi pasar saham.

Indikator RSI memang sangat membantu dalam menganalisis sehingga dapat mengambil keputusan berinvestasi dengan tepat.

Terimakasih kunjungan anda dan jangan lupa tinggalkan jejak anda.

Jika Anda memiliki informasi terkait dengan artikel diatas silahkan tulis dikolom komentar.

Bagikan artikel ini kepada saudara,teman,kerabat atau siapapun yang mungkin membutuhkannya.

Semoga bermanfaat.

Info lainnya :

Kelebihan dari Trading Forex dan Apa Pengertiannya,Simak Ulasannya !

Tips Mengenali Resiko Trading Forex Sebelum Mulai Bertransaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.